Rabu, 21 Desember 2011

bodoh

sebuah kebodohan....
akan menghasilkan kebodohan yang baru....
sebuah kepintaran....
lom tentu akan menghasilkan kepintaran baru....
atau malah kebodohan terbaru.....

Minggu, 04 Desember 2011

jalanku

berbeda... yup..!!! tuh dah pasti... da kah yang sama... pertanyaanku... setidaknya sama tujuannya... akankah itu... sementara.... saat inipun jalanku tak lancar benar... tak stabil benar... mungkin lebih cendrung berbelok arah... ku memohon kepadamu yang maha stabil... dan maha segalanya... ridhoilah aku... berilah jalanku... sementara... kau pun yang menjadikanku... apakah kau menjadikanku tuk menjadi sia sia... atau yang tersia siakan... tak patut rasanya aku mengatakan ini... aku yang maha bodoh ini... tak patut kah aku mengerti secuil pahammu... aku rasa tidak karena kau yang maha pemberi... tunjukanlah kebersaranmu... sekali lagi tunjukanlah kebesaranmu... kan ku nanti itu...
falsafah ikan sepat.... terkadang ia terkesan waspada karena selalu kembali ke bawah ketika da yang lain terkadang ia terkesan terlalu hati hati ketika da yang lain.... aku pun bertanaya.... da pa semua itu.... pa tu peringatan untukku.... atau hanya kebetulan.... aku tak tahu.... dan akan ku cari tahu...

Jumat, 02 Desember 2011

sebentar lagi umur bertambah.... makasih allah atas pinjaman umur yang kau berikan.... walaupun ku tak selalu mengingat namamu.... walaupun ketika ku mengingatMupun ku tetap kalah.... itu tak akan menyurutkan keyakinanku padaMu.... sekarang yang ku punya tinggal harapan.... harapan yang terkadang terlalu tinggi untuk ku gapai.... untuk ku raih...... setidaknya aku sudah berusaha.....
butuh satu kata "MENGERTI" maka kau kan di"MENGERTI" butuh satu kata "MENGERTI" maka kau kan "TAU" aku butuh satu kata "MENGERTI" maka kau kan jadi yang "SEMPURNA" untukku....
kembali ku dibenturkannya.... dan kembali pula ku berpikir.... tidak kah hal hal yang lebih parah dari ni pernah ku alami.... dan tdk bisa di pungkiri sampai saat ini ku baik baik saja.... mudah memang.... bermain dengan akal dan perasaan.... akal yang mana.... perasaan yang mana.... simpel memang.... sesimpel mengurai benang kusut... terkadang memang ketika di benturkan..... sulit membedakannya.... tapi ku yakin.... dengan pengalaman yang pernah terjadi.... ku sukses menghadapinya.... dan ini kan terjadi lagi.... hidup memang bagaimana perasaan.... tetapi perasaan bisa di mainkan dengan akal.... terimakasihku persembahkan denganmu sang maha pemberi segalanya....
sebuah perkenalan....
yang menghasilkan perkenalan....
ku haturkan terimakasihku tuk yang mengenalkan....
tak ternilai semuanya....
segala yang pernah ku alami....
ku rasakan....
dan anehnya ku tak pernah menyadari....
keberadaannya begitu dekat....
aneh memang....
terimakasih untuk semua kawan....
atau apalah ku menyebut dirimu....